(ABNA24.com) Serangan drone militer dan Gerakan Ansarullah Yaman ke instalasi minyak Arab Saudi telah membangkitkan kemarahan petinggi Amerika Serikat.
Menurut laporan Reuters, John Abizaid, duta besar AS di Riyadh Sabtu (14/09) mengecam serangan drone militer dan Ansarullah Yaman ke instalasi minyak Aramco Arab Saudi dan menyebutnya tidak dapat diterima.
Dubes Amerika di Arab Saudi menyebut serangan ini mengancam nyawa warga sipil.
Kilang minyak Buqayq dan Khurais milik perusahaan Aramco Arab Saudi Sabtu (14/09) diserang 10 drone militer dan Ansarullah Yaman.
Kantor Berita Reuters mengutip sumber-sumber terpercaya melaporkan, serangan ini menciptakan kesulitan besar di produksi minyak mentah Arab Saudi dan akan berdampak negatif bagi lima juta barel produksi minyak di negara ini.
Mohammad al-Bukhaiti, anggota Biro Politik Ansarullah Yaman menyatakan, jika serangan koalisi Arab Saudi ke Yaman tidak dihentikan, serangan rudal dan drone ke pos-pos agresor akan dilanjutkan dan pasukan Yaman akan menyerang wilayah Arab Saudi bahkan ke Riyadh.
/129
16 September 2019 - 06:41
Kode berita: 975837
Serangan drone militer dan Gerakan Ansarullah Yaman ke instalasi minyak Arab Saudi telah membangkitkan kemarahan petinggi Amerika Serikat.